PIK Remaja MAN Wates 1 Maju Tingkat DIY

Posted: Maret 29, 2015 in uncategorized

pikr-man wates 1

Wates – Siswa MAN Wates 1 berhasil menjuarai lomba Pusat Informasi Konseling Remaja Tingkat Kabupaten Kulon Progo  Tahap Tumbuh dan selanjutnya berhak untuk maju ke tingkat DIY.

Drs H Suharyanto MA dalam sambutan penerimaan tim Penilai tingkat DIY di panggung terbuka MAN Wates 1, Senin (23/3), menyampaikan bahwa siswa MAN Wates 1 terdiri dari 133 siswa dan 286 siswi. Meski merupakan sekolah berbasis agama, tetapi perlu disadari bahwa siswa-siswinya seperti halnya remaja yang lain. Dari data-data masalah Bimbingan Konseling madrasah, ditemukan adanya siswa yang pacaran, terkena pengaruh media diantaranya penyalahgunaan HP dan akses internet. “Tentu akan menjadi keprihatinan kita jika tidak segera ditindaklanjuti. Maka untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, MAN Wates 1 bekerja sama dengan instansi-instansi terkait, khususnya Dinas Kesehatan, Kepolisisan, BNN, PKBI, dan KUA, mengadakan Penyuluhan Kespro, Tata tertib Berlalu lintas, Napza, dan persiapan Nikah,” kata Suharyanto.

 

Lebih lanjut Suharyanto mengatakan bahwa MAN Wates 1 perlu untuk masuk dan berperan aktif dalam kegiatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja MAN Wates  1 yang diberi nama PIK R Mantessa, yaitu suatu wadah kegiatan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dengan semangat dari, oleh, dan untuk remaja, yaitu siswa-siswi MAN Wates 1 guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan keluarga dengan metode pair educator atau pendidikan oleh sebaya.

Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja yang dilaksanakan di MAN Wates 1 berkaitan dengan bidang transisi kehidupan remaja, yakni mempraktikkan hidup secara sehat atau practice healthy life. Bidang kehidupan lainnya yang akan dimasuki oleh remaja sangat ditentukan oleh berhasil tidaknya remaja mempraktikkan kehidupan yang sehat. “Dengan kata lain, apabila remaja gagal berperilaku sehat, kemungkinan besar remaja bersangkutan akan gagal pula pada bidang kehidupan yang lain,” pungkas Suharyanto.

sumber : http://yogyakarta.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=247689

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s