Partisipasi

Posted: November 14, 2009 in opini

Partisipasi sering diartikan dipahami secara keliru dan sepihak. Sebagain aktor perencana memahami partisipasi sebagai legitimasi yang harus diberikan oleh komunitas pada keputusannya, rencana pembangunan yang sudah diputuskan dari atas. Ukuran yang dipakai sebagai bentuk partisipasi adalah sejauh mana komunitas menanggapi, melaksanakan dan bersedia melakukan serta bersedia berkorban baik waktu, tenaga maupun hidupnya untuk pembangunan. Bila komunitas tidak patuh, tidak taat dan tidak mau mendukung berarti tidak berpartisipasi.

Kekeliruan makna partisipasi diatas telah diterima sebagian orang pegiat perubahan komunitas bahwa memaknai partisipasi komunitas secara utuh. Keutuhan ini dilihat dari awal sampai pemetaan permasalahan, proses penyusunan rencana aksi, sampai pelaksanaan kegiatan bahkan sampai proses dalam monitoring dan evaluasi dampak.
Artinya bentuk-bentuk partisipasi itu akan berlanjut dan menuju ke arah kemandirian, indikator yang dapat diterima sebagai bentuk keberhasilan partisipasi adalah sejauh mana komunitas akan mandiri.

Bagaimana dengan partisipasi dalam konteks kesehatan ?
Komunitas tidak jauh berbeda dengan konteks partisipasi lama pada umumnya, komunitas ditempatkan pada korban yang sakit dan penyebab timbulnya sakit, masih jarang menempatkan komunitas secara bersama menentukan asal muasal sakit beserta rumusan penanggulangan.
Lokalisir lokasi wabah sangat ditentukan oleh ilmu ”kewabahan”, bukan dilihat dari persepsi komunitas tentang wabah itu sendiri. Berpangkal dari ilmu kewabahan mengakibatkan komunitas harus tunduk dan patuh dari instruksi yang ada, bukan lagi kearifan lokal yang ada dalam komunitas itu sendiri. Partisipasi dalam konteks kesehatan tentunya tetap berpegang bahwa komunitas mempunyai kemampuan dalam perencanaan, pelaksanaan, sampai evaluasi dengan cara komunitas sendiri. Peran pegiat perubahan menempatkan diri dengan pola pikir bahwa komunitas mempunyai intelektual lokal sendiri.[soepri]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s